Nampak petugas melakukan pembersihan bekas reruntuhan bangunan tua di jalan Veteran Kota Blitar

BERITABLITAR.COM – Satreskrim Polres Blitar Kota masih mencari informasi pemilik bangunan tua yang roboh di jalan Veteran Kota Blitar, Kamis (04/01/2018) kemarin. Saat ini,  Jumat (05/01/2018) polisi telah melakukan olah TKP guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan, seelah kejadian robohnya rumah tua di jalan Veteran Kota Blitar, polisi langsung memasang garis polisi untuk kepentingan penyeidikan.

“Setelah peristiwa terjadi, semalam kami langsung memasang garis polisi di lokasi. Dan Olah TKP baru kami lakukan pagi ini”, kata AKP Heri Sugiono, Jumat (05/01/2018).

Saat ini polisi masih mencari informasi pemilik bangunan tersebut. Sebab, selama ini bangunan rumah tua di dekat trafic light perempatan jalan Veteran dan Mastrip Kota Blitar ini dalam kondisi kosong. Dalam waktu dekat polisi akan memanggil pemilik bangunan rumah tua tersebut.

“Kami masih mencari informasi pemilik bangunan itu, dan nanti akan kami mintai keterangan guna proses penyelidikan lebih lanjut”,  lanjut Heri

Sebenarnya korban reruntuhan balok beton rumah tua, Bayu sudah mengetahui jika bangunan rumah tua itu hampir roboh sejak Desember 2017 lalu, ketika Bayu sedang merenovasi rumahnya. Pekerja di rumah Bayu melihat dinding bangunan rumah tua tersebut sudah retak-retak. Bahkan sebagian batu bata dinding sudah ada yang mulai rontok. Informasi yang dihimpun, bangunan tua berlantai dua tersebut milik salah satu pengusaha di Blitar, yang rencananya akan dibongkar.

Selain dilakukan olah TKP, tim gabungan dari Polres Blitar Kota, TNI, Satpol PP, dan Kokam Dan Sar Kota Blitar membersihakan puing-puing bekas reruntuhan rumah tua yang roboh Kamis (04/01/2018) sore kemarin.

Diberitakan sebelumnya, kejadian robohnya bangunan rumah tua tersebut terjadi saat Bayu baru pulang dari Kediri dan masuk rumah sekitar pukul 17.25, tiba-tiba bangunan tua sebelah rumahnya roboh. Akibat kejadian tersebut Bayu terkurung reruntuhan selama kurang lebih 15 menit, dan kaki kanannya tertimpa balok beton hingga mengalami patah tulang. Beruntung Evi, istri Bayu yang berada di kamar sebelah dan sedang hamil, terhindar dari reruntuhan. Karena saat kejadian, Evi langsung ke luar rumah dan meminta tolong.

Sementara Trianto, warga setempat saksi mata yang mengetahui saat kejadian mengatakan, saat kejadian dirinya berada di pinggir jalan kurang lebih 15 meter di sebelah Barat bangunan tua yang roboh. Dia melihat tiba-tiba bangunan tua itu ambruk, hingga menimpa rumah Bayu. Bahkan kabel listrik bergoyang karena tertimpa reruntuhan. Saat itu dia melihat istri Bayu keluar sambil sambil minta tolong.

Warga bersama anggota polisi dan TNI, juga perawat Rumah Sakit Aminah, melakukan pencarian keberadaan Bayu. Akhirnya 15 menit kemudian, Bayu bisa diketemukan dengan posisi tergeletak tidak bisa bergerak, karena kakinya tertimpa balok beton.

Akibat kejadian tersebut, Bayu mengalami memar pada badan dan kaki kanannya diduga patah tulang. Selanjutnya Bayu dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Aminah untuk menjalani perawatan. (*)

Penyidik Periksa Tiga Pemohon Adminduk Sebagai Saksi Kasus OTT  
KPU Kota Siapkan 249 Tenaga Coklit Pemilih Pilgub
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.