Kondisi trotoar di jalan Cepaka remuk di bagian kanan dan kiri jalan, dan paving trotoar terlihat banyak yang lepas

BERITABLITAR.COM – Meski Pemerintah Kota Blitar sudah mempercantik trotoar di beberapa sudut kota, namun kondisi trotoar di sejumlah titik di wilayah Kota Blitar masih rusak. Kondisi tersebut membuat para pejalan kaki tidak nyaman saat melintas di atas trotoar.

Pemandangan tersebut seperti yang terlihat di jalan Cempaka Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Kondisi bangunan trotoar di wilayah itu remuk di bagian kanan dan kiri jalan. Paving trotoar terlihat banyak yang lepas. Sebagian lagi kondisi pavingnya pecah-pecah.

“Kondisi (kerusakan) ini sudah lama. Kalau kondisinya rusak jelas tidak nyaman buat pejalan kaki”, keluh Nur Usman (36), seorang pejalan kaki, Kamis (04/01/2018).

Apalagi kondisi tersebut diperjelek  dengan adanya beberapa gerobak milik pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar. Bahkan keberadaan gerobak milik PKL membuat lebar trotoar semakin menyempit. Pejalan kaki harus mengalah minggir saat lewat di depan gerobak PKL.

“Trotoarnya sudah rusak ditambah lagi ada gerobak PKL. Para pejalan kakinya yang sudah harus mengalah terus,” imbuhnya.

Begitu juga trotoar di jalan Melati kondisinya juga rusak. Seperti trotoar jalan Cepaka, banyak paving trotoar yang lepas dan pecah. Begitu pula kondisi trotoar di jalan Ir Soekarno sisi selatan. Kondisi trotoar di kawasan tersebut juga mengalami kerusakan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar, Heru Catur W mengatakan, sejumlah trotoar yang rusak itu akan diperbaiki tahun ini. Pada 2017, DPUPR sudah memperbaiki sejumlah trotoar di beberapa titik. Di antaranya di jalan Mastrip, Kenari, dan jalan Sudanco Supriyadi. Sejumlah trotoar tersebut bangunannya diganti keramik bukan paving.

“Tahun ini kami ada program peningkatan sejumlah trotoar di beberapa titik lagi. Bukan hanya trotoar, tapi juga saluran air dan jalan,” kata Heru Catur W.

Dijelaskan Heru, DPUPR mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 50 miliar dari APBD 2018 untuk peningkatan sarana dan prasarana.

“Peningkatan sarana dan prasarana tersebut meliputi pembangunan trotoar, saluran air, dan jalan”, jelas Heru.

Heru menambahkan, sejumlah saluran air dan jalan di Kota Blitar juga akan diperbaiki. Salah satunya peningkatan jalan Mastrip. Pada 2017, DPUPR sudah mengaspal hotmix sebagian ruas jalan di jalan Mastrip. Di 2018 ini DPUPR berencana akan mengaspal hotmix sebagian ruas jalan yang tersisa.

“Semua kegiatan saat ini masih tahap perencanaan. Perkiraan mulai Maret atau April pekerjaannya sudah berlangsung,” pungkasnya. (*)

KPU Kota Siapkan 249 Tenaga Coklit Pemilih Pilgub
Awas, Ada Lubang Menganga Di Jalan  Tembus Wlingi  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.