Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Blitar

Berita Blitar – Hingga awal 2018 ini, lima warga Kota Blitar masih belum bebas dari masalah pasung. Data dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar, menyebutkan dari 22 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ada lima orang diantaranya dalam kondisi terpasung.

Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Blitar, Muheni mengatakan, jumlah ODGJ di Kota Blitar tercatat hingga 2018 ini sebanyak 22 orang. Dari total itu, sebanyak lima ODGJ dalam posisi dipasung.

“Sebenarnya ada enam orang yang dipasung, tapi satu orang kadang dipasung dan kadang dilepas,” kata Muhenni saat meninjau ODGJ di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (3/1/2018).

Muheni menegaskan, penanganan soal pasung ini memang sulit. Sebenarnya, Dinsos sudah menyarankan keluarga agar merawat ODGJ yang dipasung maupun yang bebas agar dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Dinsos siap memfasilitasi perawatan ODGJ ke RSJ. Tetapi, rata-rata keluarga tidak mau. “Rata-rata keluarganya yang tidak mau kalau dirawat di RSJ, kalau Dinsos selalu menyarankan,” ujarnya.

Dinsos terus memantau keberadaan ODGJ di Kota Blitar. Dinsos bekerjasama dengan Puskesmas untuk pengobatan para ODGJ. Sebulan sekali, tim kesehatan melakukan penyuntikan kepada para ODGJ. Tim kesehatan juga terus memasok obat-obatan ke para ODGJ. “Kalau untuk stok obat-obatan cukup untuk perawatan mereka,” aku pria ramah ini.

Dinsos juga rajin memberi sosialisasi ke warga yang mempunyai keluarga ODGJ, agar membawa ke medis. Proses pengobatan ODGJ ini tidak bisa langsung sembuh. Perlu proses panjang untuk merawat ODGJ. Keluarga juga harus telaten memberi obat ke ODGJ.

“Kalau keluarga telaten merawat dan memberi obat, pasien bisa sembuh. Obat-obatnya harus diminumkan secara rutin tiap hari, kalau tidak harus diulang dari awal lagi,” kata Muhenni. (*)

Member City Car Blitar Community (CCBC)  Kopdar Wajib
Ratusan Pelajar Terjaring Razia Lalu Lintas  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.