Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar, Priyo Suhartono

Berita  Blitar – Di awal 2018 ini, Dinas Perhubungan Kota Blitar terus berupaya menertibkan juru parkir (jukir) nakal di wilayah Kota Blitar. Untuk itu Dishub Kota Blitar membuat terobosan program parkir berhadiah bagi masyarakat. Dengan membayar uang retribusi parkir, masyarakat bisa mendapatkan bermacam hadiah. Mulai sepeda motor, lemari es, televisi, dan hadiah hiburan lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar, Priyo Suhartono menjelaskan, setiap membayar uang parkir, masyarakat diminta untuk meminta karcis parkir resmi dari Dishub ke juru pakir (jukir). Karcis parkir tersebut, nantinya dikumpulkan ke Dishub untuk diundi. Sebelum dikumpulkan masyarakat mengisi data identitas yang berada di bagian belakang karcis parkir.

“Rencananya, setahun akan kami undi dua kali, pertengahan sama akhir tahun. Program ini mulai kami terapkan awal tahun ini”, jelas Priyo Suhartono, Senin (010/1/2018).

Lebih lanjut Priyo menyapaikan, program parkir berhadiah ini, bertujuan untuk mengajak masyarakat memerangi jukir nakal. Dengan adanya program undian, masyarakat terdorong untuk meminta karcis parkir ke jukir. Sebab, selama ini masih banyak jukir yang tidak memberikan karcis ke pengendara.

“Terkadang, masyarakat juga enggan meminta ke jukir meski tidak diberi karcis parkir. Kalau ada program undian berhadiah, masyarakat punya alasan untuk meminta karcis ke jukir. Karcisnya untuk ikut undian berhadiah”, tandas Priyo.

Priyo menambahkan, selain itu program parkir gratis ini juga untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir. Apalagi, mulai 2018 ini, target PAD dari retribusi parkir naik dari Rp 1 miliar menjadi Rp 1,3 miliar. Dengan menertibkan jukir memberikan karcis ke pengendara, pihaknya optimistis target tersebut bisa tercapai.

“Pada 2017 kemarin, targetnya terpenuhi. Tahun ini (2018) juga harus terpenuhi”, tegas Priyo.

Meurut Priyo, Dishub Kota Blitar memang terus mempersempit ruang gerak jukir nakal di Kota Blitar dengan membuat beberapa program pada 2017. Salah satunya dengan menaikkan tarif retribusi parkir pada November 2017.

“Sebelumnya tarif parkir untuk sepeda motor Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000. Sedangkan tarif parkir mobil yang sebelumnya Rp. 2.000 naik menjadi Rp. 3.000”, jelasnya.

Selain itu, Dishub juga membuat karcis baru agar tidak mudah dipakai oleh jukir liar. Karcis baru parkir tersebut memiliki tanda khusus hologram. Bahkan Dishub juga membuat stiker imbauan ke masyarakat agar tidak membayar uang parkir kalau tidak diberi karcis oleh jukir.

“Memerangi jukir nakal ini tidak mudah. Kalau hanya mengandalkan petugas dari Dishub sulit. Petugas kami terbatas. Perlu peran serta masyarakat untuk memerangi jukir nakal”, pungkas Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar. (*)

Wooow, Dua Jam Raup 75 Kantong Darah  
Awali Tahun Baru, Bisham Water Park Chenoa Gelar Lomba Panjat Paralon 
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.