Petugas saat memeriksa tempat bekas ledakan petasan yang dilempar orang tak dikenal, dan petasan/mercon/bondet yang berisi paku

Berita Blitar – Rumah Sulyani (74), warga RT. 02 RW. 01 Desa Jajar Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, dilempar 3 buah petasan atau bondet buatan tangan yang dicampur dengan paku. Diduga rumah korban dilempar pelaku yang tidak kenal, namun tidak meledak, Selasa (26/12/2017).

Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, kejadian tersebut berawal ketika anak korban, Selasa (26/12/2017) sekitar pukul 00.45 WIB, saat bangun pagi melihat di gaasi rumahnya ada 3 benda mencurigakan seperti petasan dan terdapat paku serta sumbunya.

“Melihat hal ini, korban menyiram benda tersebut dengan air dan direndam di dalam timba”, kata Slamet Waloya, Sabtu (30/12/2017).

Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, pada Jumat (29/12/2017) sekitar pukul 00.45 WIB terdengar bunyi ledakan keras sebanyak dua kali di halaman belakang rumah korban. Karena korban tidak berani melihat, akhirnya menghubungi Edy (anggota intel Korem Madiun.red).

“Sekitar pukul 02.30 WIB, Edy bersama korban melihat ada bekas ledakan plastik yang dibungkus lakban. Selain itu ditemukan 1 benda kecil sebesar telur burung puyuh yang tidak meledak. Diduga pelaku melempar dari belakang garasi mobil korban”, terang Slamet Waloya.

Atas laporan korban, petugas langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP, dan meminta keterangan saksi yaitu Usman (31) dan Alfi Sakadah (37) yag masi satu alamat dengan korban.

“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan akan kami kembangkan untuk menemukan pelaku beserta motif dibalik pelembaran tersebut”, pungkas Kapolres Blitar. (*)

Sungai Unut Sutojayan Segera Dinormalisasi  
Pemkab Tak Relokasi Korban Longsor Krisik  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.