Kapolres Blitar Kota AKBP, Adewira Negara Siregar saat menunjukan alat untuk membongkat sepeda motor milik korban

Berita Blitar – Tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor di tempat parkir Masjid Jami’ Al Mubarok jalan Melati Kota Blitar yang terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV), berhasil diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota. Bahkan, dua diantara tiga pelaku tersebut terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas karena melawan saat akan diamankan.

Tiga tersangka tersebut yaitu,  M Mukson (22), warga Desa Bokwedi RT.03 RW. 02 Kecamatan Blendongan Kabupaten Pasuruan, dan Nur Afandi (31), warga Desa Patebon RT.02 RW. 05 Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Keduanya ditangkap di tempat penitipan sepeda di jalan Kenari Kota Blitar, Sabtu (16/12/2017). Saat diamankan mereka melawan, hingga petugas menembak kaki ke dua tersangka.

Sedangkan  Ahmad Basori (35), warga Desa Tembero RT.03 RW. 03, Kecamatan Kejayan, Pasuruan. Sementara satu pelaku lain, Kasiaman (33), warga Desa Sadengrejo RT. 02 RW. 01 Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan, hingga kini masih dalam pengejaran.

Kapolres Blitar Kota AKBP, Adewira Negara Siregar menyatakan, para pelaku sebelumnya sempat meresahkan warga Kota Blitar. Khususnya siswa sekolah, karena mereka menyasar  sepeda motor milik siswa sekolah yang sedang parkir di sekitar sekolah. Terakhir aksi pencurian dilakukan di masjid dekat SMA Negeri 4 Negeri Kota Blitar, Sabtu (16/12) lalu.

“Sebelum diamankan para pelaku melakukan aksi di tiga TKP. Diantaranya di SMK Negeri 1, SMA Negeri 1, dan terakhir mereka beraksi di masjid Al Mubarok dekat SMA Negeri 4 Kota Blitar dan terekam CCTV.  Dari sanalah Satreskrim mengantongi identitas pelaku dan berhasil mengamankan ketiga pelaku,” ungkap Adewira Negara Siregar, Selasa (19/12/2017).

Lebih lanjut Adewira Negara Siregar meyampaikan, modusnya pelaku menyamar sebagai siswa sekolah dan guru. Setelah siswa pemilik kendaraan lengah, mereka merusak lubang kunci sepeda motor dengan kunci T.

“Setelah dirusak dengan kunci T pelaku langsung membawa kabur motor korban ke arah Lumajang,” paparnya.

Selain di wilayah hukum Polres Blitar Kota para pelaku juga telah melakukan aksi curanmor di daerah lain. Diantaranya di wilayah Tulungagung pelaku melakukan aksinya di sembilan TKP, yang semuanya juga berlokasi di sekolahan.

“Total ada 16 TKP, 7 wilayah hukum Polres Blitar Kota dan 9 di wilayah Tulungagung,” pungkasnya. (*)

Antrian Panjang, Loket Tiket Stasiun Blitar Minim
Dinas Pendidikan Pastikan, Tidak Ada Peredaran Buku Bermuatan 'Yerusaalem Ibukota Israel'  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.