Perbaikan ruas jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar

Berita Blitar – Ruas jalan yang mengalami kerusakan parah di jalur alternatif Blitar-Kediri. Tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok dan di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, ke duanya masuk wilayah Kabupaten Blitar. Kini Pemerintah Kabupaten Blitar mulai melakukan perbaikan, namun hanya sebagian tidak menyeluruh.

Pantauan di lapangan, ada tiga titik pekerjaan perbaikan jalan di jalur tersebut. Yaitu perbaikan jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, tepatnya sebelum masuk ke sabo dam Kali Bladak arah dari Blitar, sepanjang sekitar 500 meter. Sedangkan perbaikan jalan di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok ada dua titik, dengan panjang total jalan yang diperbaiki sekitar 600 meter.

Supardi, salah satu pekerja mengatakan, pekerjaan perbaikan jalan di lokasi sudah berlangsung dua pekan ini. Pekerjaan pembetonan memang dikebut sebab harus selesai akhir Desember. Pekerja tidak membongkar aspal lama. Aspal lama langsung ditumpuk besi ram selanjutnya dicor dengan ketebalan sekitar 30 sentimeter.

“Proses pengecoran biasanya dilakukan malam hari, agar tidak mengganggu arus kendaraan. Pekerja harus lembur sampai malam saat melakukan pengecoran”, kata Supardi, Senin (18/12/2017).

Sementara Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar, Sudarman mengatakan, perbaikan jalan di jalur tersebut memang baru dikerjakan sebagian. Perbaikan jalan di jalur itu menggunakan anggaran bantuan dari Pemprov Jatim. Panjang jalan yang diperbaiki sekitar 600 meter dengan anggaran Rp 800 juta.

“Jalannya kami beton, proses perbaikannya sebagian dulu. Pekerjaannya sampai akhir Desember ini. Untuk titik jalan rusak yang lain, proses perbaikkannya menunggu tahun depan”, tandas Sudarman.

Menurut Sudarman, untuk pembangunan saluran air di jalur tersebut, akan dilakukan tahap berikutnya. Saat ini, DPUPR fokus perbaikkan badan jalan terlebih dulu. “Pembangunan saluran air di jalur tersebut juga penting. Tetapi, kita menyesuaikan anggaran yang ada untuk perbaikan jalan ini dulu”, pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Andi Widodo mengatakan, dengan kondisi jalan rusak parah tersebut, pembangunan jalan di jalur alternatif Blitar-Kediri dirasa sangat mendesak.

“Jalan di desa Sidorejo, hampir seluruhnya berlubang. Kondisi lubangnya lumayan dalam dan lebar sehingga perbaikan memang dirasa perlu dilakukan”, kata Andi Widodo.

Komisi III mencatat, dari hasil sidak jalan rusak di jalur alternatif tersebut, ada tiga poin yang memicu kerusakan jalan di lokasi. Yaitu, banyaknya aktivitas truk muatan pasir di lokasi, sistem saluran air yang belum ada, dan pekerjaan yang tidak layak.

“Saat ini perbaikan jalan sedang berlangsung, namun hanya jalannya saja karena waktu terbatas. Ke depan harus ada saluran air disana agar badan jalan tidak tergerus”, tandas Andi Widodo. (*)

Di 2017 Kanim Blitar Deportasi 4 WNA
Tidak Ada Jalur Resmi TKI Ke Cina  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.