Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Miftahudin melalui Kasi Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Jarun

Berita Blitar – Beredarnya kabar seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  asal Kabupaten Blitar, Sriyani (37)  yang kabur dari majikannya di Hangzhou Cina, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar meminta masyarakat lebih waspada terhadap tawaran kerja ke negara Cina.

Hingga kini tidak ada jalur resmi untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Cina. Karena sampai saat ini pemerintah Cina memang belum melegalkan pekerja informal dari negara mana pun untuk masuk Cina daratan termasuk Indonesia.

“Kami pastikan TKI tujuannya  Cina, sudah pasti kalau ilegal,” kata Pelaksana tugas Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Miftahudin melalui Kasi Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Jarun, Minggu (17/12/2017).

Lebih lanjut Jarun  mengaku, pasca tersebarnya berita TKI Sriyani, pihaknya banyak menerima aduan dari masyarakat terkait maraknya oknum yang menawarkan pengiriman TKI ke Cina. Untuk itu Disnaker menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya jika ada yang menawarkan untuk menjadi TKI ke Cina dengan proses mudah dan gaji tinggi.

“Disnaker tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk bekerja sebagai TKI ke Cina”, jelas Jarun.

Sementara Sriyati, TKI asal Blitar yang dikabarkan kabur dari majikannya di Hangzhou Cina, hingga kini pihaknya belum bisa berbuat banyak. Karena pihak Disnaker sendiri belum mendapatkan berita resmi terkait hal tersebut. Namun jika sudah ada berita resmi pihaknya akan segera mengambil langkah untuk  membantu proses pemulangan.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan resmi. Sehingga kami juga belum bisa berbuat banyak”, pungkas Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Miftahudin melalui Kasi Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar. (*)

Jalur Alternatif Blitar - Kediri Perbaikannya Hanya Sebagian  
Ruas Jalan Sekitar Alun-alun Kota Blitar Bakal Ditutup  
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.